Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021
Gambar
METAMORFOSIS LARVA LEWAT SINGLE "PERKARA" Oleh: Syaifullah "EVOL" Maruf Masa pandemi COVID-19 yang menyumbat geliat musik pertunjukan, memaksa para musisi dan penggiat musik lainnya untuk tetap produktif meski hanya berada di rumah. Tak ayal, konser virtual menjadi pilihan satu-satunya. Namun bicara soal karya, sepertinya skena musik extreme Indonesia sama sekali belum surut. Terbukti dari banyaknya band yang tetap mampu menelurkan lagu terbaru hingga album penuh. Hal yang sama pun dilakukan oleh  LARVA , quartet musik keras asal Gowa, Sulawesi Selatan. Bahkan tidak hanya merilis single, band ini juga melakukan revisi terhadap genre yang mereka bawakan. Tidak sampai disitu, band yang memiliki formasi baru ini juga menggunakan logo anyar, buah karya  Southern Alliance . Sesuai namanya, LARVA kini berada dalam masa transisi untuk bermetamorfosis. Berbeda dengan 2 (dua) nomor sebelumnya yang bergenre metalcore, ‘ Perkara ’ selaku single ketiga menyajikan musik pure dea...
Gambar
SAJIAN KONSPIRASI DALAM DEBUT SINGLE MENUJU EP PERDANA Oleh: Syaifullah ‘EVOL’ Maruf “Kalian tidak terjangkit virus! Kalian terinfeksi siasat jahat!” Berangkat dari rancangan berpondasi deathcore,  Deadly Conspiracy  mengukuhkan diri menjadi unit death metal selepas ditinggal hengkang oleh gitaris pertamanya, Taufiq Wira yang memilih untuk fokus bersama bandnya yang telah lebih dulu dia huni. Ragil pun dipilih untuk melanjutkan pengerjaan materi bersama Aqsha (vocals) dan Anchy (drums). Untuk melengkapi formasi, 2 punggawa barupun direkrut. Ialah Oneal sebagai tandem Ragil di lini gitar dan Ghebes-men selaku pembetot bass. Dengan latar belakang disiplin genre beragam yang dimiliki oleh para membernya, Deadly Conspiracy menyajikan death metal dengan atmosfer yang berbeda. Debut single ‘Terinfeksi Siasat Jahat’ yang rilis pada 29 Maret 2021 adalah buktinya. Dengan sound khas, ketukan blast pada drum yang diselingi breakdown di beberapa bagian hingga solo gitar yang tegas, seolah...