Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

STUPID TWELFTH MERILIS SINGEL "LEFT AND LEAVE"

Gambar
Hidup terlalu singkat untuk berdiam diri saja oleh karena itu untuk membuktikan bahwa kita pernah hidup di era ini kami membentuk sebuah band. “Stupid Twelfth” berisi dua personil saat ini, Idlal (Gitar&Vocal) & Ghibran (Bass&Vocal2). Sebuah nama band yang cukup konyol menurut beberapa orang, bahkan menurut kita sendiri akan tetapi sangat berarti buat kami dimana masa Sekolah menengah pertama kami yg penuh dengan warna dan hal-hal gila, menjadi sebuah ide untuk menjadikannya sebuah nama band. Dua personel dari band ini berasal dari Maros, Sulawesi Selatan, tetapi untuk band nya sendiri terbentuk dan berkarya di kota Malang, Jawa Timur saat ini. Setelah perilisian single pertama “4chord hari ini” di tahun 2019 . Stupid Twelfth kembali mengeluarkan single bertajuk “Left and Leave”, dengan aura dan suasana musik yang berbeda dari single sebelumnya . Pada single kali ini kami mengangkat dan memperkenalkan subgenre post-punk pada publik. POST-PUNK sendiri adalah subgenre alterna...

EMPAT TITIK NOL UNIT PUNK ROCK ASAL PALOPO MERILIS MINI ALBUM BERTAJUK "SELF TITLED"

Gambar
Semua berawal saat Monds, Dods dan Uppi bertemu di salah satu Gigs lokal yang berada di Kota Palopo, berangkat dari situ mereka kemudian menginisiasikan untuk membentuk band yang akhirnya dikenal sebagai Empat Titik Nol, Anugrah Ardhana/Monds (Vocal), Suffi Darmawan/Uppi (Guitar), Dhody Alfayet/Dods (Bass). Musikalitas Empat Titik Nol dalam EP ini sangat dipengaruhi oleh unsur Punk Rock dan Alternativ Rock yang cenderung simple dengan ekplorasi inteens terhadap Fuzz, beberapa band yang menjadi referensi utama Empat Titik Nol adalah : Ramones, The Buzzcock, The Kings, The Hives, Descendents, Weezer. Akhir Februari 2022, Empat Titik Nol akan merilis debut EPnya yang bertajuk “SELF TITLED”, Secara garis besar Empat Titik Nol ingin menceritakan pengalaman kolektif para personil band terhadap lingkungan sekitarnya. EP tersebut akan menjadi batu loncatan untuk pembuatan FULL ALBUM Empat Titik Nol berikutnya. Projek ini melibatkan banyak kolaborasi dengan berbagai pihak di dalamnya, diantaran...

SANCTUARY MOON MERILIS SINGLE "DIA"

Gambar
Sanctuary Moon terbentuk 15 desember 2016 di kota Makassar beranggotankan 5 orang personil. Suwandi (vocal, gitar) Risky Syawal (bass) Ivon Pangarungan (gitar) dan disusul La Rispi (gitar) pada 6 mei 2018. Pada 23 April 2017 tepatnya pada saat perayaan Record Store Day Makassar. Sanctuary Moon telah mengeluarkan EP pertama yang bertajuk “Terjaga” dengan berisi 3 track didalamnya. Diantaranya ada Terjaga, Cemas, dan Petrikor. Setelah EP Terjaga Rilis, Sanctuary Moon juga mengeluarkan beberapa Single. Dejavu yang rilis 10 November 2019, Kilau Lampu Jalanan 15 Agustus 2020, dan  Dia  29 Januari 2022. Listen Now Single   Dia   ini bercerita tentang kehidupan seseorang yang telah mengalami masa-masa sulit. Menghadapi segala macam cobaan agar bisa keluar dari berbagai masalah yang terus datang menghampiri.   Dia   yang selalu sendiri,   Dia   yang selalu jalani hari. Dalam perjalan hidup ini, Sanctuary Moon Menyusun materi ini agar kita semua yang hidup...