Throne News | Bedah Lagu: Sodom dan Gomorrah dari High Voltage

LAGU SEXIEST DARI HIGH VOLTAGE

"Sodom dan Gomorrah"

Hasrat tak terpenuhi
Nalar pikiran rusak
Moral teracuni
Oleh kebusukan jiwa
Melawan ketetapan
Takdir

Hati tersakiti
Wabah penyakit...
Meretas lingkungan
Menciptakan seksualitas
Antar sesama jenis
Mencoba melawan realita

Rekayasa genetik
Menanamkan benih kebencian

Re-generasi tak tersalurkan
Kegagalan mentalitas

SODOM DAN GOMORRAH
Bentuk masa lampau

SODOM DAN GOMORRAH
Realita cinta LGBT

Lirik lagu Sodom dan Gomorah ditulis langsung oleh frontman HV, Fuad A.k.a Pay Crushergrind pada tahun 2017, Aransemen musik dikerjakan bersama Luken dan Alm.Ivan. Saat ini lagu tersebut sedang dalam proses mixing. “Sodom dan gomorah sendiri menggambarkan kondisi moral yang rusak akibat pergaulan dan gangguan jiwa terhadap lawan jenis sehingga mereka lebih suka mendatangi dengan jenis yang sama dan itu yang terjadi sekarang ini di indonesia, komunias LGBT yang berlindung dibalik HAM dengan berbagai macam teori pembelaan, serta rekayasa-rekayasa genetika yang menurut mereka itu benar dan tidak bisa disalahkan, pada hal dari sudut pandang ilmu psikologis itu merupakan perilaku menyimpang yang di sebabkan oleh faktor lingkungan pergaulan dan perlakuan yang mereka rasakan pada masa lalunya dengan lawan jenisnya” kata Pay Crushergrind mengenai tema lagu tersebut.Yah, benar-benar seperti muntahan perasaan khawatir terhadap generasi yang salah kaprah dalam memandang pasangan secara biologisnya. Sebenarnya lagu Sodom dan gomorah ini sudah sering High Voltage bawakan di berbagai event/gig yang dimana mereka terlibat didalamnya, seperti salah satunya saat Mendadak Gigs 2019, meskipun belum dirilis secara resmi dalam cd album ataupun digital platform yang ada.

High Voltage: Ivan, Fuad, Luken

Untuk proses rekaman, High Voltage melalui banyak rintangan, dan yang paling menyakitkan yaitu mengenai kehilangan seorang Ivan, yang meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Tracking drum lagu Sodom dan gomorah dilakukan di studio loe-joe, dan yang uniknya luken tidak menggunakan metronom saat itu yang membawa suasana cukup liar dan bising “its trully bastard” kata Fuad. 

(Video Lirik High Voltage - Sodom dan Gomorrah)

Untuk tracking guitar, setelah meninggalnya saudara Ivan, Farid Anggara yang juga merupakan gitaris dari Critical Defacement dan Nocturnal Victims bersedia membantu melakukan tracking guitar di studio rekaman Remains Record, Tracking vocal memakai bantuan operator Yaya X-Emergency dengan menyewa salah satu studio di Makassar, proses mixing dan mastering akan diserahkan kepada Lhio Remains Record.“Untuk kendala, masih ada 1 lagu lagi di album kedua yang rencana kami keluarkan ini yang belum rampung disebabkan pandemi covid 19 yang masih menghalangi” kata Fuad. Menurut anda, lagu dari band mana yang harus kami tanyai selanjutnya? “hmm menurut saya Pathetic Illusion dari Nocturnal Victims” kata Fuad

Info Band:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PARTY CHAOS Merilis Mini Album Self Titled

EXTREME DECAY Lepaskan Video “Dekomposer” dan segera mengedarkan Vinyl 12" Downfall Of A God Complex di Indonesia