PISTON MERILIS SINGEL BARU “INTERVAL”

4 tahun setelah rilisan terakhir, Piston, unit heavy punk asal Jakarta akhirnya melepas single terbaru berjudul “Interval”, yang bercerita tentang sebuah kerisauan bahwa masa abai dalam perjalanan hidup telah selesai, namun bukan berarti kesenangan yang ada di dalamnya juga ikut usai. 

“Interval lahir di masa dan konteks yang berbeda dengan rilisan kami sebelumnya, (album Titik Nol, Sepsis Records & Lawless Jakarta Records - 2017), karena apa yang kami hadapi tidak lagi sama. Yang sama adalah niat kami membuat sebuah catatan untuk diingat kembali puluhan tahun nanti. 

Catatan yang memuat keluh kesah sekaligus harapan dari rekaman kondisi pikir saat ini. Interval berisi tentang tanggung jawab dan keberanian. Berperan sebagai wadah ketidaktenangan sementara agar setelahnya lebih bernyali. Juga wadah penyadaran diri agar apa yang dihadapi besok lebih berarti.” ujar Argi Tendo, vokalis sekaligus penulis lirik single “Interval”. 

Dalam pengerjaan single “Interval” ini, Piston bergabung dengan manajemen artis Kamar Bising. Haecal Aliba Benarivo, pendiri Kamar Bising, juga dipercaya sebagai co-producer selama proses penggarapannya. Sedangkan untuk semua hal yang berhubungan dengan visual, dari sampul single hingga pemilihan color palette, ada Tukwakgak Studio yang turut dilibatkan di sini. 

“Kami rasa ini saat yang tepat untuk yang berikutnya. Bukan langsung menuju suatu babak baru, tapi lebih ke perayaan sebuah pemberhentian sementara. Sebuah jeda,” tambah Argi Tendo lagi tentang momentum perilisan single “Interval.”

Single “Interval” kini sudah tersedia di berbagai layanan streaming musik digital.

Dengarkan single “Interval” di sini.


PISTON – Interval

lirik oleh: Alexander Argi Tendo

 

 

Akhirnya kau tiba di penghujung masa abai

Mendarat cukup sempurna dengan beberapa luka

Ditempa tiga puluh ini baru mau mulai

Apa yang ibu kata satu per satu menjadi nyata

 

Ambil alih kendali, di interval ini

 

Samar mulai terlihat temaram mulai risau

Tutup payung baja sambut hujan mata pisau

Sederas apa pun arus harus bubuhi makna

Karena bercermin kini banyak orang berjejal di sana

 

Ambil alih kendali, di interval ini

 

Meski hidup nampak berhenti di sini, 

Esok kan datang lagi

___


PISTON : Alexander Argi Tendo (vokal, gitar), Aditya Samdhoko (gitar), Yulio Abdul Syafik (bas),  Nozanda Arsena Rangkuti (drum)

http://www.instagram.com/derupiston/

http://www.instagram.com/kamarbising_/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PARTY CHAOS Merilis Mini Album Self Titled

EXTREME DECAY Lepaskan Video “Dekomposer” dan segera mengedarkan Vinyl 12" Downfall Of A God Complex di Indonesia