DEVORMITY Menguatkan Aksen Groove Death Metal

Penulis: Syaifullah Ma'ruf Evol

Devormity kembali menggelegak lewat rilisan terbaru "Otonom". Penganut fikrah groove death metal asal Bandung ini melepasnya pada 10 Juli 2023 dalam format digital. "Otonom" sendiri menjadi gebrakan awal Devormity menuju peluncuran album studio kedua mereka yang ditargetkan akan rilis tahun ini atau awal tahun 2024 mendatang. Setelah sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

Untuk proses rekamannya dilaksanakan di dua studio berbeda. Panduan dram dikerjakan di Masterplan Studio Chamber, milik mantan gitaris Noah, Uki. Sementara untuk penanganan teknisnya dipercayakan kepada Zoteng (Forgotten). Namun karena studio tersebut tutup permanen, maka diputuskan untuk menyelesaikan sisanya di Greylephant Studio dengan engineer Azah Sastra. Penggarapan album keduanya sendiri kini tengah memasuki tahap editing, yang selanjutnya akan berfokus pada sesi mixing dan mastering.


Single "Otonom" secara lirik mengisahkan pemberontakan umat manusia untuk bertahan hidup. Liriknya menjadi 'cetak biru' bagi komposisi musiknya, sebab dibuat terlebih dahulu. Bisa dikatakan, musik "Otonom" merupakan ekspresi dan implementasi dari liriknya. Untuk musik, Devormity sangat fokus untuk membangun aksen groovy yang membius para pendengar untuk ber-headbang ria. Tidak banyak ornamen yang disajikan namun musiknya tetap memiliki kesan elegan. Dengan modal referensi dari band-band cadas dunia seperti Dying Fetus, Dyscarnate, dan Soils of Fate, Devormity siap memuntahkan album terbarunya dengan konsep groove death metal yang lebih kuat.

Sebelum merilis "Otonom", Devormity yang terbentuk sejak 2009 silam, sudah lebih dulu menginvasi ranah musik bawah tanah Indonesia dengan beberapa karya-karyanya yang mengerikan, yaitu EP "Suffering Inhuman the Impalement" (2011), album split "Apophis" (2012), album penuh "Revolusi dan Agresi" (2014), serta kemasan demo berjudul "Satir" (2017).

Member:

- Irvan Sandy (vokal)

- Ferry Lukman Hakim (gitar)

- Hilmi Harisandy (bass)

- Redda Junjunan Safari (dram)

More Info:

Instagram: @devormity

Facebook: Devormity

Youtube: Devormity Official

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PARTY CHAOS Merilis Mini Album Self Titled

EXTREME DECAY Lepaskan Video “Dekomposer” dan segera mengedarkan Vinyl 12" Downfall Of A God Complex di Indonesia